AC Milan berpotensi kembali terkapar saat menjamu Torino, dalam lanjutan Serie A Italia giornata 37, Senin (25/5) petang WIB. Ya, di tengah keterpurukannya, mereka diharuskan menghadapi tim yang notabene masih memiliki harapan untuk lolos kembali ke Liga Europa musim depan.
Milan musim ini benar-benar jadi mimpi buruk. Tim ini bahkan jadi salah satu yang terburuk sejak Silvio Berlusconi mengakuisisi klub pada 1986 lalu. Hingga giornata 36, Si Setan Merah terpuruk dengan duduk di tangga ke-11 klasemen sementara lewat koleksi 46 poin. Torehan hanya sedikit di atas rekor terkelam mereka di musim 1997/98, dengan mengoleksi 44 poin. Sejak saat itu, Il Diavolo Rosso tak pernah mengoleksi poin di bawah 53 angka.
Secara mengenaskan Milan juga baru kalah di markas Sassuolo, akhir pekan lalu. Kekalahan itu jadi yang keempat dari lima partai terakhir, sekaligus memupus asa mereka mentas di kompetisi Eropa. Partai itu juga membuat Giacomo Bonaventura dan Suso harus absen dalam duel menghadapi Torino, karena skorsing.
Jika sampai kalah lagi, maka bisa dipastikan posisi Filippo Inzaghi sebagai pelatih akan lengser. Namun kiper utama Milan, Diego Lopez, tetap memiliki rasa optimisme tinggi. "Kami ingin menutup musim di partai terakhir kandang ini dengan baik. Torino adalah lawan yang kuat, tapi kami ingin dan bisa meraih kemenangan," serunya.
Sementara Torino sendiri bagai melesat di luar radar. Tidak konsisten dalam meraih kemenangan, mereka tetap sanggup menggapai peringkat sembilan klasemen sementara, lewat koleksi 51 poin. Dengan Serie A yang masih menyisakan sepasang laga, maka kans tim asuhan Giampiero Ventura untuk kembali ke Lga Europa musim depan masih terbuka, meski kecil.
Harapan itulah yang diusung Il Toro dalam lawatannya ke San Siro kali ini. Kondisi Milan yang sedang sakit bisa dimaksimalkan, lewat raihan tiga poin. Terlebih Torino juga tak pernah kalah pada tiga pertemuan terakhir menghadapi I Rossonerri.
Namun sedikit gangguan datang dengan absennya sang top skor klub, Fabio Quagliarella. Cadangannya, Alexander Farnerud, juga tak bisa mentas karena koyakan pada ligamennya harus dioperasi, sehingga terpaksa mengakhiri musimnya lebih cepat.
Meski begitu, Ventura tak perlu terlampau khawatir karena memiliki transfer musim dingin sukses dalam diri Maxi Lopez. Sejak kedatangannya, striker Argentina ini sudah berhasil membukukan enam gol, yang jadi jumlah terbanyak ketiga klub musim ini.
Mantan penggawa Milan itu juga tengah on fire, selepas mencetak brace melawan Chievo Verona pekan lalu. Jadi jangan terkejut andai Maxi jadi penyebab utama kekalahan kelima mantan klubnya itu dari enam laga terakhir.
| KEMUNGKINAN LINE-UP |
|
AC MILAN
Diego Lopez Abate, Alex, Paletta, Bonera Van Ginkel, De Jong, Poli Honda, Destro, Cerci |
TORINO
Padelli Janson, Glik, Moretti Peres, Benassi, Gazzi, Kaddouri, Darmian Martinez, Lopez |
Prediksi : AC Milan 1-2 Torino
Sumber: Goal.com






